Pagi buatku selalu merindukan hangatnya pelukmu
Kulihat tetesan embun berjatuhan perlahan-lahan di atas dedaunan
Kuharap kau pun tak segera lupakanku
Tak seperti dedaunan itu
Senja pun selalu tampakkan sinar matahari yang begitu indah padaku
Kurindukan tatapan matamu
Yang seindah matahari itu
Malam pun jadi keluh kesahku
Ketika ku tak dengar suaramu
Sehening malam ketika semua terlelap
Inilah cintaku
Yang tak pernah bosan untuk merindukanmu
#By : Arian Majesta Sulu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar